(1)
Dalam jangka waktu paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan sejak KEK ditetapkan, pengusul pembentukan KEK harus menyelesaikan pembangunan KEK sesuai tahapan yang ditetapkan untuk dinyatakan siap beroperasi dan melaporkan kepada Dewan Nasional dengan tembusan kepada Dewan Kawasan.
(2)
Kesiapan beroperasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi kesiapan:
prasarana dan sarana;
sumber daya manusia; dan
perangkat pengendalian administrasi.
(3)
Dewan Nasional melakukan evaluasi terhadap penyelesaian pembangunan KEK dan kesiapan operasi KEK sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
(4)
Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berupa:
KEK dinyatakan siap beroperasi; atau
KEK dinyatakan belum siap beroperasi.
(5)
KEK yang dinyatakan siap beroperasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf a ditetapkan dengan keputusan Ketua Dewan Nasional.
(6)
Dalam hal KEK dinyatakan belum siap beroperasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b, Dewan Nasional:
melakukan perubahan luas wilayah atau zona peruntukan;
melakukan langkah penyelesaian masalah pembangunan KEK;
melakukan penggantian Badan Usaha dalam hal pembangunan KEK dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha; atau
memberikan perpanjangan waktu paling lama 2 (dua) tahun.
(7)
Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) disampaikan kepada Dewan Kawasan dan pengusul pembentukan KEK untuk ditindaklanjuti.
Teks diambil dari DJP pada 22 Sep 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.