(1)
Unsur pengarah penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf a mempunyai fungsi :
a.
merumuskan konsep kebijakan penanggulangan bencana nasional;
b.
memantau; dan
c.
mengevaluasi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
(2)
Keanggotaan unsur pengarah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas :
a.
pejabat pemerintah terkait; dan
b.
anggota masyarakat profesional.
(3)
Keanggotaan unsur pengarah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dipilih melalui uji kepatutan yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Teks diambil dari DJP pada 5 Okt 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.