TATA CARA PENATAUSAHAAN WAJIB PAJAK DAN/ATAU PENGUSAHA KENA PAJAK DALAM RANGKA PEMINDAHAN WAJIB PAJAK DAN/ATAU PENGUSAHA KENA PAJAK DARI DAN KE KANTOR PELAYANAN PAJAK MADYA
Dengan berlakunya Peraturan Direktur Jenderal Pajak ini, maka:
1.
Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-43/PJ/2007 tentang Tata Cara Penggunaan Formulir Perpajakan dan Faktur Pajak Lama sehubungan dengan Penambahan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu, Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua, Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Pusat dan Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi,
2.
Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-45/PJ/2007 tentang Tata Cara Pemindahan Wajib Pajak dalam rangka Penambahan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu, Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua, Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Pusat dan Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi,
3.
Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-46/PJ/2007 tentang Tata Cara Penggunaan Formulir Perpajakan dan Faktur Pajak Lama oleh Wajib Pajak yang Terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Madya, dan
4.
Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-48/PJ/2007 tentang Tata Cara Pemindahan Wajib Pajak ke Kantor Pelayanan Pajak Madya,
dinyatakan tidak berlaku.
Teks diambil dari DJP pada 5 Okt 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.