⚠ Perlu dicek: sumber resmi berbeda pendapat tentang status peraturan ini. sumber mencatatnya berlaku, tetapi PER-DJP 11/2025 menyatakan mencabutnya. Lihat catatan tiap sumber sebelum memakai pasal ini.
(1)
Dokumen tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a, huruf b, huruf d sampai dengan huruf j, huruf l, huruf m, dan huruf s paling sedikit memuat:
a.
nama, alamat, dan NPWP yang melakukan penyerahan, dalam hal penyerahan;
b.
nama, alamat, dan NPWP pemilik barang dan eksportir, dalam hal ekspor;
c.
jenis BKP dan/atau JKP;
d.
Dasar Pengenaan Pajak; dan
e.
jumlah PPN yang dipungut kecuali dalam hal ekspor.
(2)
Dokumen tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c paling sedikit memuat:
a.
nama, alamat, dan NPWP yang melakukan ekspor atau penyerahan atau nama dan NPWP penjual;
b.
jenis BKP dan/atau JKP;
c.
Dasar Pengenaan Pajak; dan
d.
jumlah PPN yang dipungut.
(3)
Dokumen tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf t dan huruf u paling sedikit memuat:
a.
Nama dan NPWP pembeli atau penerima BKP; dan
b.
jumlah PPN atau PPN dan PPnBM yang dipungut atau dilunasi.
(4)
Dokumen tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf v, huruf w, dan huruf x paling sedikit memuat:
a.
nama, alamat, dan NPWP Pelaku Usaha di Kawasan Ekonomi Khusus; dan
b.
jumlah PPN atau PPN dan PPnBM yang dipungut atau dilunasi.
Teks diambil dari DJP pada 6 Okt 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.