Ayat (1)
Wajib pajak dalam negeri terdiri atas orang pribadi, warisan yang belum terbagi sebagai suatu kesatuan menggantikan yang berhak, dan badan, yang merupakan subjek pajak dalam negeri berdasakan Undang-Undang Pajak Penghasilan.
Termasuk wajib pajak badan adalah reksa dana dan kontrak investasi kolektif.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Obligasi dengan kupon dikenal dengan istilah interest
bearing debt securities.
Masa kepemilikan Obligasi dikenal dengan istilah
holding period.
Bunga berjalan dikenal dengan istilah
accrued interest.
Obligasi tanpa bunga dikenal dengan istilah
non interest bearing debt
securities
.
Ayat (4)
Contoh:
Pada tanggal 1 Juli 2022, PT AAA
(emiten) menerbitkan Obligasi dengan kupon (
interest bearing bond
) sebagai berikut:
-
Nilai nominal Rp12.000.000,00 per lembar
-
Jangka waktu Obligasi 5 tahun (jatuh tempo tanggal 1 Juli 2027)
-
Bunga tetap (
fixed rate
) sebesar 16% per tahun, jatuh tempo bunga setiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember.
-
Penerbitan perdana tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT BBB (investor) pada saat penerbitan perdana membeli 10 lembar Obligasi dengan harga di bawah nilai nominal (
at discount
), yaitu sebesar Rp10.500.000,00 per lembar.
Pada tanggal 31 Mei 2023, PT BBB menjual seluruh Obligasi yang dimilikinya kepada PT CCC dengan harga jual Rp10.666.667,00 per lembar termasuk bunga berjalan, melalui perantara.
Penghitungan bunga berjalan, diskonto, dan PPh yang terutang oleh PT BBB pada saat penjualan Obligasi tanggal 31 Mei 2023 adalah sebagai berikut:
-
Bunga Berjalan
=
(5/12 x 16% x Rp10.000.000,00) x 10 lembar
=
Rp6.666. 670,00
-
diskonto
=
[(Rp 10.666.667,00 - Rp666.667,00) - Rp10.500.000,00] x 10 lembar
=
(Rp5.000.000,00) Diskonto negatif/rugi
Perolehan diskonto negatif atau rugi dapat diperhitungkan dengan penghasilan bunga berjalan. PPh terutang yang bersifat final karena penjualan Obligasi, sebagai berikut:
-
PPh Final
=
10% x (Rp6.666.670,00 - Rp5.000.000,00)
=
Rp166.667,00
Teks diambil dari DJP pada 22 Sep 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.