(1)
Tata cara kegiatan pendaftaran Wajib Pajak Badan secara elektronik melalui Notaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) meliputi:
a.
tata cara pendaftaran Wajib Pajak Badan melalui Notaris;
b.
tata cara tindak lanjut KPP atas pendaftaran Wajib Pajak Badan melalui Notaris.
(2)
Tata cara pendaftaran Wajib Pajak Badan melalui Notaris sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi:
a.
validasi data identitas;
b.
pendaftaran Wajib Pajak Badan melalui Notaris.
(3)
Tata cara tindak lanjut KPP atas pendaftaran Wajib Pajak Badan melalui Notaris sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:
a.
pencetakan kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar;
b.
verifikasi data pendaftaran dan lampiran.
Teks diambil dari DJP pada 4 Okt 2026. Untuk kepastian hukum, rujuk naskah resmi di sumbernya.